Senin, 07 September 2015

Laporan Pengamatan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan



LAPORAN PRAKTIKUM II
“Sel Hewan Dari Mukosa Rongga Mulut dan Sel Tumbuhan Dari Daun Rhoediscolor”

I.  MODEL PENGAMATAN :
   Meneliti sel hewan yang diwakili oleh mukosa dan sel tumbuhan yang diwakili oleh daun rhoeodiscolor.

II.TUJUAN :
1.      Untuk mengetahui bagian-bagian sel hewan dan tumbuhan
2.      Untuk mengetahui perbedaan sel hewan dan tumbuhan
3.      Untuk mengetahui fungsi dari organel-organel sel pada hewan dan tumbuhan.

III.                HIPOTESIS :
Sel hewan dan sel tumbuhan disusun oleh berbagai macam organel. Dan terdapat beberapa perbedaan dari sel hewan dan sel tumbuhan.

IV.   LANDASAN TEORI
SEL HEWAN :


1.      Membran sel: Membran sel merupakan bagian paling luar dari sel yang membungkus semua organel sel lainnya. Membran sel mengontrol masuknya nutrisi dan mineral kedalam dan keluar dari sel. Fungsinya yaitu melindungi sel, mengatur keluar masuknya zat dan sebagai penerima rangsang dari luar sel.
2.      Sitoplasma Sel: Sitoplasma merupakan matriks atau zat seperti gel / cairan yang hadir di dalam sel. Hal ini terutama terdiri dari air dan protein material. Sitoplasma adalah lokasi utama di mana semua proses kehidupan terjadi.
3.      Nukleus: Inti sel merupakan otak atau pusat kontrol sel dan dengan demikian salah satu bagian yang paling penting. Ini berisi materi genetik yaitu DNA (asam deoksiribonukleat) dan kromosom. DNA ini terdiri dari nukleotida yang akhirnya membantu dalam pembentukan protein oleh proses transkripsi dan translasi. DNA (Asam deoksiribonukleat) berisi semua informasi untuk sel hidup, melakukan fungsi mereka dan bereproduksi. Nukleosis dalam inti adalah organel lain yang disebut nukleolus. Nukleolus bertanggung jawab untuk membuat ribosom. Lingkaran pada permukaan inti adalah pori-pori nuklir. Ini adalah di mana ribosom, dan bahan lainnya bergerak masuk dan keluar dari sel.
4.      Nukleolus: Nukleolus merupakan daerah bernoda gelap di dalam inti terutama bertanggung jawab untuk pembentukan protein menggunakan RNA (asam ribonukleat).
5.      Membran nuklir: ini adalah selubung pelindung berpori yang menutupi inti yang memungkinkan masuknya zat dan merupakan salah satu ciri khas dari sel hewan.
6.      Nukleoplasma: cairan padat ini dalam nukleus mengandung serat kromatin, yang memadat membentuk kromosom dan gen yang membawa informasi turun-temurun.
7.      Mitokondria: Mitokondria adalah salah satu organel sel terbesar juga dikenal sebagai rumah mesin dari sel. Oksigen berkombinasi dengan glukosa untuk membentuk energi (ATP) yang diperlukan untuk metabolisme dan aktivitas seluler di organel ini. Ini adalah organel independen memiliki DNA mitokondria sendiri, RNA dan ribosom untuk replikasi diri dan duplikasi.
8.      Ribosom: Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, sintesis protein (transkripsi dan translasi) terjadi pada ribosom. Organel ini dapat terikat pada retikulum endoplasma atau mengambang bebas pada sitoplasma. Ribosom terdiri dari dua unit. Satu unit lebih besar dari yang lain sehingga mereka disebut subunit besar dan kecil. Kedua subunit ini diperlukan untuk sintesis protein dalam sel. Ketika dua unit merapat bersama-sama dengan unit informasi khusus yang disebut RNA, mereka membuat protein. Beberapa ribosom ditemukan dalam sitoplasma, tetapi sebagian besar yang melekat pada retikulum endoplasma. Saat melekat ke RE, ribosom membuat protein yang kebutuhan sel dan juga yang akan diekspor dari sel untuk bekerja di tempat lain dalam tubuh.
9.      Lisosom: Ini adalah kantung terikat membran yang berisi enzim yang dibutuhkan untuk memecah bagian yang tidak perlu dari sel untuk digunakan kembali. Ini terutama membantu fagositosis dan mendorong pencernaan intraseluler.
10.  Sentrosom: Ini organel kecil yang dikelilingi oleh mikrotubulus atau dengan centrosphere, mengandung sentriol yang bertanggung jawab untuk memulai pembelahan sel.
11.  Retikulum Endoplasma (RE): Dari gambar jelas menunjukkan RE menjadi organel sel terbesar kedua setelah mitokondria karena ini membentuk rangkaian interkoneksi rata terowongan tubular; retikulum endoplasma kasar (REk) dan retikulum endoplasma halus (REh). REk terutama bertanggung jawab untuk memegang protein terbentuk di ribosom, sehingga menjadi kasar dalam penampilannya. Ketika ada ribosom melekat disebut RE kasar dan RE halus ketika tidak ada ribosom terpasang. Retikulum endoplasma kasar adalah di mana sebagian besar sintesis protein terjadi di dalam sel. Fungsi retikulum endoplasma halus adalah untuk mensintesis lipid dalam sel. RE halus juga membantu dalam detoksifikasi zat-zat berbahaya dalam sel.
12.  Apparatus Golgi: Protein yang dibentuk oleh RE perlu diproses sehingga dapat melakukan fungsi normal. Golgi merupakan kantung membran yang terkait terutama dengan retikulum endoplasma. Badan golgi adalah organel dalam sel yang bertanggung jawab untuk menyortir dan memeriksa kebenaran pengiriman protein yang diproduksi pada RE. Sama seperti paket pos, yang harus memiliki alamat pengiriman yang benar, protein yang diproduksi di RE harus benar dikirimkan ke alamat masing-masing. Ini adalah langkah yang sangat penting dalam sintesis protein. Jika kompleks Golgi membuat kesalahan dalam pengiriman protein ke alamat yang benar, fungsi-fungsi tertentu dalam sel dapat berhenti. Organel ini dinamai berdasarkan nama dokter Italia -Camillo Golgi. Dia adalah orang pertama yang menggambarkan organel ini dalam sel.
13.  Vakuola: bagian kecil gas dan membran vakuola diisi dengan cairan dan air yang hadir dalam sel-sel hewan. Fungsi utama mereka adalah penyimpanan.
14.  Sentriol, organel berbentuk bungkusan terdiri dari mikrotubulus semirigid, bertindak sebagai fokus untuk pembelahan sel. Sentriol berpasangan membentuk organel senyawa yang ahli biologi sel menyebut dengan Sentrosom. Sel tumbuhan tidak memiliki struktur ini, dan meskipun sel hewan membelah tanpa sentriol, organel ini akan muncul untuk membantu selama proses. Sentriol juga berperan dalam mengatur geometri sel dan orientasi, karakteristik ini menjadi sangat penting selama perkembangan embrio organisme. Sel hewan tanpa sentriol tidak dapat mengembangkan silia atau flagela yang fungsional.
15.  Flagela dan Cilia, struktur seperti cambuk dalam organisme bersel tunggal digunakan untuk mendorong tubuhnya mengarungi lingkungan mereka terdiri dari protein yang sama dengan bundel mikrotubulus yang membentuk sentriol pada sel hewan. Pada hewan multiseluler, zat silia bergerak dalam saluran pernapasan dan pencernaan. Pendengaran dan sel-sel reproduksi juga mempekerjakan silia untuk bergerak dan sensasi. Sel tumbuhan tidak memiliki sarana gerakan independen, juga tidak bergantung pada silia untuk transportasi bahan atau untuk transmisi informasi ke sistem saraf pusat.
16.  Lisosom. Lisosom bertindak sebagai sistem pencernaan sel hewan. Sama seperti perut pada hewan multiseluler yang berisi cairan lambung untuk memecah makanan, organel ini mengandung enzim yang terpisah menjadi bahan komponen yang dapat digunakan pada tingkat sel. Organel yang hidup lebih lama dari utilitas mereka, masalah sampah dan partikel makanan bisa dicerna dalam lisosom dan diekskresikan melalui vakuola. Sel hewan mengandung lisosom berlimpah, banyak sel-sel tumbuhan tidak memiliki struktur pencernaan, karena mereka  mengandung lisosom lebih sedikit.
17.  Sitoskeleton
Sementara sel-sel tumbuhan memiliki struktur protein internal yang membentuk sitoskeleton, struktur keseluruhan mereka lebih bergantung pada dinding sel yang kaku , elemen yang tidak dimiliki sel-sel hewan. Sebaliknya, sel-sel hewan mengandung sitoskeleton fleksibel terdiri dari filamen aktin, antara filamen tebal dan mikrotubulus berongga. Perbedaan antara struktur sel tanaman dan hewan nampak  pada tingkat makroskopik dalam fleksibilitas kehidupan hewan makroskopik versus imobilitas relatif kehidupan tanaman.
plantcell
SEL TUMBUHAN :
1. Organel Sel Tumbuhan #Nukleus (Inti Sel)
Nukelus (Inti Sel) adalah organel sel yang sangat penting dan khusus, pusat utama sel yang menyimpan materi ginetik (kromosom) dari sel tertentu. Fungsi Organel sel Nukleus adalah mengkoordinasikan proses metabolisme misalnya pertumbuhan sel, sintesis protein dan pembelahan sel. Inti dan isinya disebut dengan nukleoplasma
2. Organel Sel Tumbuhan #Plastida (Kloroplas)
Plastida (Kloroplas) adalah  bagian sel tumbuhan yang membawa pigmen klorofil. Fungsi Plastida adalah membantu tumbuhan sehingga dapat menjalani fotosintesis dengan sempurna. 
3. Organel Sel Tumbuhan #Ribosom 
Ribosom adalah organel yang memiliki ukuran yang kecil dan padat didalam sel yang berfungsi sebaga tempat dalam sintesis protein yang mengandung protein (40%) dan Asam ribonukleat atau RNA (60%). Ribosom terbagi atas dua yakni ribosom bebas dan ribosom terikat. ribosom bebas adalah ribosom yang muncul secara bebas sedangkan ribosom terikat adalah melekat dengan organel retikulum endoplasma. 
4. Organel Sel Tumbuhan #Mitokondria 
Mitokondria adalah organel yang bermembran rangkap yakni membran dalam dan membran luar dengan berlekuk-lekuk (krista). mitokondria berguna dalam memecah karbohidrat kompleks dan gula yang dimanfaatkan. Fungsi mitokondria adalah tempat respirasi aerop dalam pembentukan ATP sebagi sumber energi. 
5. Organel Sel Tumbuhan #Badan Golgi (Kompleks Golgi)
Badan Golgi adalah kantung pipih bertumpuk yang tersusun dan terikat oleh membran dengan ukuran kecil dan besar. Fungsi dari Badan golgi adalah mengangkut zat kimia keluar ke dalam dan keluar sel setelah lemak dan protein di sintesis oleh retikulum endoplasma, badan golgi mengubah dan mempersiapkannya untuk keluar dari sel. 
6. Organel Sel Tumbuhan #Retikulum Endoplasma (RE) 
Retikulum Endoplasma (RE) adalah organel yang menghubungkan antara nukleus dan sitoplasma. Retikulum endoplasma memiliki kantung yang berbelit-belit. Retikulum endoplasma terbagi dua yakni Retikulum endoplasma kasar dan halus. retikulum endoplasma kasar adalah ditutupi oleh ribosom sedangkan retikulum endoplasma halus adalah tidak ditutupi ribosom atau ditempeli ribososm. Fungsi Retikulum Endoplasma (RE) adalah penghubung dan pengangkutan struktur steroid, protein dan glikogen dan senyawa lainnya. 
7. Organel Sel Tumbuhan #Vakuola
Vakuola adalah organel penyimpanan yang membantu mengatur tekanan turgor sel tumbuhan. vakuola juga membantu pencernaan intraseluler molekul kompleks dan eksresi pada limbah. 
8. Organel Sel Tumbuhan #Peroksisom
Peroksisom adalah organel sitoplasma yang mengandung enzim oksidatif. Enzim tersebut digunakan dalam pemecahan metabolisme asam lemak menjadi gula sederhana. Fungsi dari Peroksisom adalah memecah asam lemak menjadi gula dan membantu kloroplas dalam proses fotorespirasi 

V.                 DATA HASIL PENGAMATAN
Data hasil pengamatan sel hewan dan sel tumbuhan :
SEL TUMBUHAN
SEL HEWAN
Bagian-bagian dari sel tumbuhan: dinding sel, inti sel, organel, plastisida, sitoplasma, stomata.
Bagian-bagian dari sel hewan: inti sel, membran sel, organel sel.
Bentuk teratur
Benturk tidak teratur

VI.               ANALISA HASIL PENGAMATAN
Analisa hasil pengamatan berdasarkan perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan .
No.
                  SEL HEWAN
SEL TUMBUHAN
1.
Tidak memiliki dinding sel
Memiliki dinding sel
2.
Ukuran lebih kecil
Ukuran lebih besar
3.
Bentuk tidak teratur
Bentuk tetap
4.
Memiliki lisosom
Tidak memiliki lisosom
5.
Vakuola kecil
Vakuola besar
6.
Memiliki sentrosom
Tidak memiliki sentrosom

VII.             KESIMPULAN
Kesimpulan kami dari hasil pengamatan dan dari literatur yang kami dapat, Sel tumbuhan yang di wakili daun rhoreodiscolor dan sel hewan dari mukosa rongga mulut, kami menemukan beberapa berbedaan yang mencolok yaitu
1.      Sel tumbuhan memiliki dinding sel, sedangkan sel hewan tidak yang menyebabkan bentukknya tidak teratur
2.      Sel Hewan memiliki vakuola yang lebih kecil di bandingkan sel tumbuhan
3.      Pada sel tumbuhan terdapat kloroplas yang membuatnya dapat membuat makanan sendiri sedangkan hewan tidak.
4.      Sel hewan memiliki lisosom dan sentrosom yang tidak dimiliki sel hewan.




0 komentar:

Posting Komentar