Sabtu, 08 Februari 2014

Alasan Kita Susah Mengingat Masa Bayi


SUMBER: www.apakabardunia.com
Umumnya orang dewasa tidak bisa mengingat masa-masa saat bayi secara keseluruhan. Hanya ada sedikit sekali yang menetap dalam memori otak, terutama pada hal yang punya arti penting - seperti perceraian, berpisah dari orang tua, atau masalah traumatik lainnya.

Mengapa ini bisa terjadi? Pada otak manusia terdapat wilayah otak yang disebut hippocampus, fungsinya mengumpulkan dan menghubungkan semua kepingan memori jadi satu. Misalnya, memori suara diproses dalam korteks pendengaran (di sisi otak), sementara memori visual dikelola korteks visual (di bagian belakang). 



Hippocampus, terselip sangat rapi di tengah otak, bertanggung jawab menarik semua memori bersama-sama dan mengikatnya. Ini diibaratkan seperti kita mengumpulkan tangkai-tangkai bunga dan merangkai jadi satu - buket bunga. 

Itu juga satu alasan mengapa mimpi disebut bunga tidur. Menurut Patricia Bauer dari Emory University, Atlanta, “Jika Anda merasa korteks merupakan bunga tidur, terdapat bunga di seluruh bagian kepala Anda.”

Jadi, mengapa seraya berkembang dewasa, seseorang tidak bisa merekam episode tertentu dalam hidupnya? 

Bagian berwarna oranye adalah hippocampus / smithsonianmag.com

Walau semua memori dikumpulkan oleh hippocampus, ada hal lain terkait masalah ini. Manusia mempunyai dua macam memori, yakni memori semantik dan memori episodik.

Memori semantik adalah ingatan singkat. Contohnya, seorang anak akan ingat ia harus bilang "tolong" saat meminta sesuatu, atau "terima kasih" bila mendapat apa yang diinginkan. 

Sementara memori episodik merupakan kenangan yang lebih terperinci. Misalnya kita - yang sudah dewasa - masih mengingat proses saat pertama kali masuk SMP, atau kenangan di SMA, dan lainnya.

Kemungkinan pada masa kanak-kanak, memori semantik lebih penting daripada memori episodik. Menurut psikolog Nora Newcombe dari Temple University, Philadelphia, ini yang disebut seleksi kenangan. Memori episodik tak perlu rumit saat anak baru mulai belajar bagaimana cara kerja dunia.

“Saya rasa tujuan utama dua tahun pertama adalah memperoleh pengetahuan semantik dan dari sudut pandang itu, memori episodik mungkin sebenarnya adalah gangguan,” kata Newcombe.


Anak bisa mengingat

Menarik, walau para peneliti telah mengemukakan kesimpulan di atas, ada penemuan baru yang mencengangkan. Anak-anak ternyata dapat mengingat kenangan dari usia 18 bulan, namun melupakannya antara usia empat dan tujuh. Sebelumnya dianggap bahwa anak-anak di bawah usia empat tidak memiliki kemampuan kognitif untuk mengenang masa-masa itu. 

Peneliti di Memorial University of Newfoundland di Kanada menemukan bahwa anak-anak berumur empat bisa mengingat kenangan bayi. Carole Peterson, profesor psikologi yang melakukan penelitian itu, mengatakan bahwa timnya menemukan anak-anak yang sangat muda punya banyak kenangan bayi. 



Peneliti mendapati bahwa mereka yang berusia antara empat dan tujuh ketika pertama kali diwawancarai tidak bisa mengingat kenangan awal mereka - bahkan ketika diberi petunjuk yang spesifik.

Namun, sepertiga anak-anak yang berusia antara 10 dan 13 tahun di awal penelitian mengingat kembali kenangan yang sama pada kedua titik waktu.

Hasil penelitian itu menunjukkan kenangan berumur panjang dan padat terbentuk pada atau setelah usia 10 tahun, sebelum kenangan ini menjadi lebih rentan dan memudar.

Satu penjelasan yang memungkinkan adalah, anak-anak yang berusia sangat muda meng-encode memori mereka dengan cara yang berbeda dibandingkan anak yang lebih tua, menurut Patricia Bauer dari Emory University.

Otak manusia masih terus menyimpan misteri soal kompleksnya ciptaan Tuhan, bukan?






Sumber:

100 Ribu Tahun Lagi Wajah Manusia Mirip Kartun


Jika dibandingkan dengan nenek moyang kita di zaman purba 800 ribu dan 200 ribu tahun lalu, katakanlah Homo sapiens atau Pithecanthropus erectus, penampilan manusia kini amat berbeda. Diperkirakan 100 ribu tahun lagi, wajah manusia malah bakal mirip karakter manga Jepang.

Menurut ilmuwan, perubahan itu sedikit banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, semisal kacamata Google Glass. Seorang seniman bernama Nickolay Lamm berkolaborasi dengan ilmuwan untuk menggambarkan seperti apa wajah manusia 20 ribu, 60 ribu tahun dan 100 ribu tahun di masa depan.
 
 
Ilustrasi manusia di masa depan ini sebenarnya terinspirasi oleh percakapan dengan Dr Alan Kwan, PhD, pakar genomik komputasi dari Washington University. Berdasarkan prediksi tentang lingkungan manusia, iklim dan kemajuan teknologi di masa depan, Kwan memperkirakan bahwa dahi manusia akan melebar.

Pembesaran dahi ini sebenarnya telah terjadi sejak abad ke 14 dan 16. Para ilmuwan dalam British Dental Journal menulis bahwa perbandingan tengkorak dari waktu ke waktu menunjukkan, manusia modern memiliki fitur wajah dengan dahi yang meninggi untuk mengakomodasi otak yang lebih besar.

Menurut Kwan, 60 ribu tahun dari sekarang, wajah manusia akan ditentukan oleh seleranya. Mata akan membesar sebagai upaya menjajah tata surya, melihat spesies yang tinggal di koloni yang lebih jauh dari Bumi. Kulit akan menjadi lebih gelap karena bertambahnya pigmen untuk mengurangi kerusakan akibat radiasi UV.

Tak hanya itu, kelopak mata akan menebal dengan lengkungan tengkorak di bawah alis yang menjadi lebih kentara. Tujuannya untuk mengatasi efek gravitasi yang minim. Bahkan seperti dilansir Forbes, mata akan sangat membesar demi meningkatkan penglihatan dalam cahaya temaram, jadinya malah mirip karakter manga Jepang dengan mata yang luar biasa gede.

Teknologi yang ada akan menjadi lebih simpel. Alih-alih menggunakan Google Glass atau iWatch, manusia akan mencari menggunakan lensa komunikasi, yaitu sebuah teknologi yang tertanam dalam lensa kontak dengan perangkat komunikasi yang ditanamkan di atas telinga.

Yah, namanya juga prediksi, bisa benar atau tidak.




 

5 Tumbal Aneh dan Sadis di Zaman Modern

SUMBER: www.Apakabardunia.com

Kepercayaan menumbalkan sesuatu dengan tujuan keselamatan dan keberkahan masih terus berlaku hingga dewasa ini. Di Indonesia, kita sering dengar penanaman kepala kerbau sebelum membangun sesuatu. Di berbagai belahan bumi juga melakukan hal serupa, namun terkadang yang mengerikan adalah, menumbalkan nyawa manusia.

Kasus-kasus yang terjadi di jaman modern bisa terlihat pada 5 hal di bawah ini.



1. Perburuan manusia albino di Tanzania

Manusia albino atau kelainan pigmen kulit terjadi pada 200 ribu orang Tanzania. Mereka disebut Muzungu atau dalam bahasa sehari-hari yakni Swahili berarti orang putih atau Zeru yang berarti hantu.

Fenomena aneh albino bukan hanya terjadi di Tanzania namun juga sebagian besar Afrika. Mereka yang menderita kelainan kulit ini diburu dan dibunuh atas suruhan dukun. Alasannya bermacam-macam. Ada yang percaya membunuh mereka bakal menangkal kesialan, bisa digunakan bagi pengobatan, maupun diyakini bisa menghilang.

Mengambil salah satu bagian tubuh mereka saat si albino masih hidup juga diyakini memberikan kesaktian. Kadang tubuh para albino ini diperjual belikan.  Tak hanya secara brutal dibunuh, para albino juga dikubur hidup-hidup.




2. Tumbal bocah di India demi dapatkan anak laki-laki

Pada 2003 pasangan asal Provinsi Uttar Pradesh, India bernama Madan dan Murti Simaru hampir putus asa lantaran tidak memiliki anak lelaki. Memiliki anak lelaki merupakan kebanggaan di lingkungan mereka. 

Mereka lalu meminta petunjuk orang sakti disebutnya sebagai guru. Guru itu malah mengarahkan mereka menculik anak lelaki dan menenggelamkannya di sungai. Madan dan Murti akhirnya menculik seorang bocah tetangga, Monu Kumar usia enam tahun.  Mereka memutilasi Kumar dan menyelesaikan upacara dengan mandi darah Kumar.

Keduanya ditahan, termasuk kakak Murti yang ikut membantu penculikan juga dihukum.





3. Tumbalkan pekerja demi memerahkan batu bata di Bangladesh


Pada 2010 seorang produsen batu bata di Bangladesh merasa galau lantaran batu bata buatannya tidak berwarna kemerahan. Berapa kali pun dicoba hasilnya tetap tidak memuaskan. Dia memutuskan mencari dukun pintar demi mendapat jawaban kenapa produksi batu batanya tidak bagus.

Dukun itu menyarankan si produsen batu bata untuk mengorbankan nyawa seseorang. Akhirnya dia menyuruh empat pekerjanya membunuh teman mereka. Korban berusia 26 tahun dipenggal dan darahnya dicipratkan ke batu bata demi membuatnya merah. Kepala korban dipanggang dalam oven.

Aksi itu diketahui polisi dan langsung meringkus empat tersangka sekaligus pemilik perusahaan batu bata, dan dukun pintar. Mereka dijatuhi hukuman sebab merencanakan pembunuhan.




4. Tumbal bocah India agar panen melimpah

Pada Oktober 2011 bocah tujuh tahun bernama Lalila Tati dibunuh oleh suami istri bernama Ignesh Kujur dan Padam Sukku berprofesi sebagai petani. Mereka membunuh Tati dan mengambil hatinya sebagai tumbal agar ladangnya subur dan menuai hasil banyak.

Di India memang masih banyak orang percaya pada tahayul lantaran kurangnya pendidikan. Mereka yakin jika korban manusia berumur di bawah 12 tahu, tanaman akan berkembang ranum.

Meski demikian Ignesh dan Padam menawarkan ganti rugi pada keluarga korban sebab nyawa putri mereka jadi tumbal. Mereka tetap diseret ke pengadilan dan dihukum lantaran kekejaman mereka perbuat.




5. Tumbalkan bocah lelaki demi hentikan gempa di Chile
Ilustrasi suku Indian Mapuche, Chile

Pada Juli 1960 gempa sahut menyahut di Chile bagian selatan memaksa suku Indian Mapuche mengorbankan seorang bocah berusia antara 5-6 tahun dan mengambil jantungnya untuk dilarung ke laut sebagai persembahan pada Tuhan. Mereka meyakini jantung itu akan membuat laut dan bumi menjadi tenang. Harapan gempa berhenti ternyata tidak terjadi.

Menurut laporan jurnalis Patrick Tierney dalam bukunya The Highest Altar: Unveiling the Mystery od Human Sacrifice, disebutkan nama korban Jose Luis Painecur. Tangan dan kaki bocah itu dimutilasi, lalu tubuhnya ditanam di pasir dekat pantai. Lama kelamaan air laut melarungnya. 

Setelah kasus terungkap, orang tua Painecur yakni Jose Panan dan Juan Jose dihukum dengan tudingan membiarkan kejahatan itu terjadi.








Dengan Kotak ini, Paru-paru Cangkokan Dapat Tetap Benafas

SUMBER:Www.Apakabardunia.com
Organ tubuh manusia yang hendak dicangkok tidak bisa menunggu terlalu lama di luar tubuh manusia. Maka begitu ada donor, semuanya serba terburu-buru. Dokter dan pasien harus segera menyiapkan operasi sebelum organ tersebut rusak.



Kini, teknologi telah membuat semuanya jauh lebih mudah. Jantung dan paru-paru, juga organ cangkokan lainnya seperti ginjal dan hati, bisa disimpan lebih lama dengan alat khusus. Hebatnya, selama disimpan organ tersebut bisa tetap bekerja. Jantung tetap berenyut, paru pun bisa tetap bernapas.


Alat khusus berupa kotak ajaib yang diberi nama Organ Care System tersebut diciptakan oleh para ilmuwan dari TransMedics, sebuah perusahaan yang berbasis di Massachusetts. Prinsipnya adalah mensimulasikan fungsi sistem organ, persis seperti di dalam tubuh manusia.


Di dalam kotak ini pula, darah dari donor dialirkan untuk menjaga fungsi organ tetap berjalan. Sirkulasi oksigen tetap terjaga, bahkan hati tetap bisa menghasilkan empedu dan ginjal bisa menghasilkan urine selama disimpan dalam kotak ajaib ini.



Para dokter bedah di Phoenix baru-baru ini memanfaatkan teknologi mutakhir ini dalam sebuah operasi pencangkokan paru. Kesuksesan itu dipublikasikan melalui sebuah laporan di Al Jazeera Amerika.

"Suara paru-paru itu bernapas secara mekanis sangat surreal," tutur Shini Somara, wartawan Al Jazeera Amerika yang menyaksikan operasi tersebut, seperti dikutip dari Daily Mail.

Dengan cara tradisional yakni pendinginan, organ cangkokan umumnya hanya bisa bertahan antara 5-9 jam. Jantung bahkan hanya bisa bertahan antara 3-8 jam. Namun dengan alat ini, jantung dan paru-paru bisa disimpan hingga 10-11 jam, atau bahkan lebih lama lagi.

Hebohnya Reaksi Bule Ditantang Makan Durian, Banyak yang Kapok

SUMBER: www.apakabardunia.com

Durian adalah buah yang eksotis dan hanya ada di beberapa negara tropis. Indonesia termasuk negara beruntung yang bisa menghasilkan banyak durian enak.

Walaupun buah yang satu ini aromanya tajam dan tidak disukai beberapa orang, tetap saja ada banyak penggemar durian. Mayoritas warga Indonesia rela mengeluarkan banyak uang untuk menikmati durian yang enak.


Kita sangat akrab dengan durian, berbeda dengan beberapa negara lain yang jauh dari iklim tropis. Para bule banyak yang belum tahu apa itu durian dan seperti apa rasanya. Inilah reaksi beberapa bule yang ditantang makan durian. Mereka heboh banget dan banyak yang kapok.




Rasa Durian Gimana Ya? Wah Nggak Tahu Deh..




Dua bule cantik ini ditantang makan durian. Awalnya mereka terlihat antusias walaupun bingung durian itu buah apa. Reaksi aneh tampak jelas dari wajah mereka saat sudah makan durian. Kening mereka berkerut dan bingung mendeskripsikan seperti apa rasa durian. Wajah mereka menjelaskan semua . . .





Rasanya Kombinasi Bawang Merah dan Bawang Putih




Sedangkan bule yang satu ini langsung minta air putih setelah makan durian, dia tampaknya tidak suka dengan rasa durian. Awalnya dia bingung menjelaskan seperti apa rasa durian yang baru dimakan. Tapi pada akhirnya bule wanita ini mengatakan bahwa rasa durian seperti perpaduan bawang merah, bawang putih dan.. dia tetap bingung.





Rasanya Mirip Agar-Agar Pisang




Sementara bule yang satu ini dengan percaya diri mengatakan bahwa durian rasanya mirip agar-agar pisang. Deskripsi bule ini mungkin tidak terlalu jauh dari durian yang rasanya manis, mirip manis pisang. Teksturnya juga mirip dengan pisang. Tapi aneh juga kalau yang dimaksud adalah agar-agar pisang.





Rasanya Agak Mirip Mangga




Dua bule ini menunjukkan wajah aneh saat ditantang makan durian. Mereka tampaknya kurang suka dengan rasa durian, terbaca jelas dari wajah mereka. Menurut mereka, rasa durian mirip dengan mangga. Tapi sepertinya mereka kapok dengan rasa durian. Ya.. begitulah kalau baru pertama kali makan durian, buah ini lumayan asing di negara non-tropis.





Rasanya Mirip Pisang Busuk Dicampur Mangga




Awalnya, dua bule cantik ini bingung mendeskripsikan rasa durian, tapi akhirnya mereka bisa menggambarkan seperti apa rasa durian. Yang satu mengatakan rasa durian mirip pisang busuk yang dicampur mangga. Sedangkan bule yang satu lagi mengatakan rasanya mirip mangga busuk. Mungkin karena aroma durian yang khas itu..





Rasanya Lumayan Manis




Anda pasti setuju bahwa rasa utama pada durian adalah manis. Namun sepertinya.. rasa manis ini agak aneh di lidah para bule. Contohnya saja dua bule yang rambutnya sudah putih ini, sang pria setuju bahwa rasa durian adalah manis. Sepertinya dua bule ini tidak bermasalah makan durian.





Banyak Bule Kapok Makan Durian




Dari banyaknya bule yang diminta untuk makan durian. Banyak sekali yang kapok dan tidak mau lagi makan durian. Mungkin bagi mereka, buah durian masih asing. Rasa durian yang dianggap aneh dan aromanya yang kata mereka mirip mangga busuk atau pisang busuk, membuat mereka enggan mencobanya lagi. Saat ditawari mau lagi atau tidak, mayoritas dari mereka menolak.

Nama-Nama Latin Hewan (Lengkap)

Kali ini hewan nih...langsung aja dan baca :)




I. Nama Latin MAMALIA (Menyusui)

Anoa depressicornis -Anoa dataran rendah, Kerbau pendek
Anoa quarlesi -Anoa pegunungan
Arctictis binturong -Binturung
Arctonyx collaris- Pulusan
Babyrousa babyrussa -Babirusa
Balaenoptera musculus -Paus biru
Balaenoptera physalus- Paus bersirip
Bos sondaicus -Banteng
Capricornis sumatrensis -Kambing Sumatera
Cervus kuhli; Rusa Bawean
Cervus spp. Menjangan, Rusa sambar (semua jenis dari genus Cervus)
Cetacea Paus (semua jenis dari famili Cetacea)
Cuon alpinus Ajag
Cynocephalus variegatus Kubung, Tando, Walangkekes
Cynogale bennetti Musang air
Cynopithecus niger Monyet hitam Sulawesi
Dendrolagus spp. Kanguru pohon (semua jenis dari genus Dendrolagus)
Dicerorhinus sumatrensis Badak Sumatera
Dolphinidae Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Dolphinidae)
Dugong dugon Duyung
Elephas indicus Gajah
Felis badia Kucing merah
Felis bengalensis Kucing hutan, Meong congkok
Felis marmorota Kuwuk
Felis planiceps Kucing dampak
Felis temmincki Kucing emas
Felis viverrinus Kucing bakau
Helarctos malayanus Beruang madu
Hylobatidae Owa, Kera tak berbuntut (semua jenis dari famili Hylobatidae)
Hystrix brachyura Landak
Iomys horsfieldi Bajing terbang ekor merah
Lariscus hosei Bajing tanah bergaris
Lariscus insignis Bajing tanah, Tupai tanah
Lutra lutra Lutra
Lutra sumatrana Lutra Sumatera
Macaca brunnescens Monyet Sulawesi
Macaca maura Monyet Sulawesi
Macaca pagensis Bokoi, Beruk Mentawai
Macaca tonkeana Monyet jambul
Macrogalidea musschenbroeki Musang Sulawesi
Manis javanica Trenggiling, Peusing
Megaptera novaeangliae Paus bongkok
Muntiacus muntjak Kidang, Muncak
Mydaus javanensis Sigung
Nasalis larvatus Kahau, Bekantan
Neofelis nebulusa Harimau dahan
Nesolagus netscheri Kelinci Sumatera
Nycticebus coucang Malu-malu
Orcaella brevirostris Lumba-lumba air tawar, Pesut
Panthera pardus Macan kumbang, Macan tutul
Panthera tigris sondaica Harimau Jawa
Panthera tigris sumatrae Harimau Sumatera
Petaurista elegans Cukbo, Bajing terbang
Phalanger spp. Kuskus (semua jenis dari genus Phalanger)
Pongo pygmaeus Orang utan, Mawas
Presbitys frontata Lutung dahi putih
Presbitys rubicunda Lutung merah, Kelasi
Presbitys aygula Surili
Presbitys potenziani Joja, Lutung Mentawai
Presbitys thomasi Rungka
Prionodon linsang Musang congkok
Prochidna bruijni Landak Irian, Landak semut
Ratufa bicolor Jelarang
Rhinoceros sondaicus Badak Jawa
Simias concolor Simpei Mentawai
Tapirus indicus Tapir, Cipan, Tenuk
Tarsius spp. Binatang hantu, Singapuar (semua jenis dari genus Tarsius)
Thylogale spp. Kanguru tanah (semua jenis dari genus Thylogale)
Tragulus spp. Kancil, Pelanduk, Napu (semua jenis dari genus Tragulus)
Ziphiidae Lumba-lumba air laut (semua jenis dari famili Ziphiidae)


II. Daftar Nama Latin Burung (AVES )

Accipitridae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Accipitridae)
Aethopyga exima Jantingan gunung
Aethopyga duyvenbodei Burung madu Sangihe
Alcedinidae Burung udang, Raja udang (semua jenis dari famili Alcedinidae)
Alcippe pyrrhoptera Brencet wergan
Anhinga melanogaster Pecuk ular
Aramidopsis plateni Mandar Sulawesi
Argusianus argus Kuau
Bubulcus ibis Kuntul, Bangau putih
Bucerotidae Julang, Enggang, Rangkong, Kangkareng (semua jenis dari famili Bucerotidae)
Cacatua galerita Kakatua putih besar jambul kuning
Cacatua goffini Kakatua gofin
Cacatua moluccensis Kakatua Seram
Cacatua sulphurea Kakatua kecil jambul kuning
Cairina scutulata Itik liar
Caloenas nicobarica Junai, Burung mas, Minata
Casuarius bennetti Kasuari kecil
Casuarius casuarius Kasuari
89 Casuarius unappenddiculatus Kasuari gelambir satu, Kasuari leher kuning
Ciconia episcopus Bangau hitam, Sandanglawe
Colluricincla megarhyncha Burung sohabe coklat
Crocias albonotatus Burung matahari
Ducula whartoni Pergam raja
Egretta sacra Kuntul karang
Egretta spp. Kuntul, Bangau putih (semua jenis dari genus Egretta)
Elanus caerulleus Alap-alap putih, Alap-alap tikus
Elanus hypoleucus Alap-alap putih, Alap-alap tikus
Eos histrio Nuri Sangir
Esacus magnirostris Wili-wili, Uar, Bebek laut
Eutrichomyias rowleyi Seriwang Sangihe
Falconidae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Falconidae)
Fregeta andrewsi Burung gunting, Bintayung
Garrulax rufifrons Burung kuda
Goura spp. Burung dara mahkota, Burung titi, Mambruk (semua jenis dari genus Goura)
Gracula religiosa mertensi Beo Flores
Gracula religiosa robusta Beo Nias
Gracula religiosa venerata Beo Sumbawa
Grus spp. Jenjang (semua jenis dari genus Grus)
Himantopus himantopus Trulek lidi, Lilimo
Ibis cinereus Bluwok, Walangkadak
Ibis leucocephala Bluwok berwarna
Lorius roratus Bayan
Leptoptilos javanicus Marabu, Bangau tongtong
Leucopsar rothschildi Jalak Bali
Limnodromus semipalmatus Blekek Asia
Lophozosterops javanica Burung kacamata leher abu-abu
Lophura bulweri Beleang ekor putih
Loriculus catamene Serindit Sangihe
Loriculus exilis Serindit Sulawesi
Lorius domicellus Nori merah kepala hitam
Macrocephalon maleo Burung maleo
Megalaima armillaris Cangcarang
Megalaima corvina Haruku, Ketuk-ketuk
Megalaima javensis Tulung tumpuk, Bultok Jawa
Megapoddidae Maleo, Burung gosong (semua jenis dari famili Megapododae)
Megapodius reintwardtii Burung gosong
Meliphagidae Burung sesap, Pengisap madu (semua jenis dari famili Meliphagidae)
Musciscapa ruecki Burung kipas biru
Mycteria cinerea Bangau putih susu, Bluwok
Nectariniidae Burung madu, Jantingan, Klaces (semua jenis dari famili Nectariniidae)
Numenius spp. Gagajahan (semua jenis dari genus Numenius)
Nycticorax caledonicus Kowak merah
Otus migicus beccarii Burung hantu Biak
Pandionidae Burung alap-alap, Elang (semua jenis dari famili Pandionidae)
Paradiseidae Burung cendrawasih (semua jenis dari famili Paradiseidae)
Pavo muticus Burung merak
Pelecanidae Gangsa laut (semua jenis dari famili Pelecanidae)
Pittidae Burung paok, Burung cacing (semua jenis dari famili Pittidae)
Plegadis falcinellus Ibis hitam, Roko-roko
Polyplectron malacense Merak kerdil
Probosciger aterrimus Kakatua raja, Kakatua hitam
Psaltria exilis Glatik kecil, Glatik gunung
Pseudibis davisoni Ibis hitam punggung putih
Psittrichas fulgidus Kasturi raja, Betet besar
Ptilonorhynchidae Burung namdur, Burung dewata
Rhipidura euryura Burung kipas perut putih, Kipas gunung
Rhipidura javanica Burung kipas
Rhipidura phoenicura Burung kipas ekor merah
Satchyris grammiceps Burung tepus dada putih
Satchyris melanothorax Burung tepus pipi perak
Sterna zimmermanni Dara laut berjambul
Sternidae Burung dara laut (semua jenis dari famili Sternidae)
Sturnus melanopterus Jalak putih, Kaleng putih
Sula abbotti Gangsa batu aboti
Sula dactylatra Gangsa batu muka biru
Sula leucogaster Gangsa batu
Sula sula Gangsa batu kaki merah
Tanygnathus sumatranus Nuri Sulawesi
Threskiornis aethiopicus Ibis putih, Platuk besi
Trichoglossus ornatus Kasturi Sulawesi
Tringa guttifer Trinil tutul
Trogonidae Kasumba, Suruku, Burung luntur
Vanellus macropterus Trulek ekor putih


III. Daftar Nama Latin Hewan Melata (REPTILIA)

Batagur baska Tuntong
Caretta caretta Penyu tempayan
Carettochelys insculpta Kura-kura Irian
Chelodina novaeguineae Kura Irian leher panjang
Chelonia mydas Penyu hijau
Chitra indica Labi-labi besar
Chlamydosaurus kingii Soa payung
Chondropython viridis Sanca hijau
Crocodylus novaeguineae Buaya air tawar Irian
Crocodylus porosus Buaya muara
Crocodylus siamensis Buaya siam
Dermochelys coriacea Penyu belimbing
Elseya novaeguineae Kura Irian leher pendek
Eretmochelys imbricata Penyu sisik
Gonychephalus dilophus Bunglon sisir
Hydrasaurus amboinensis Soa-soa, Biawak Ambon, Biawak pohon
Lepidochelys olivacea Penyu ridel
Natator depressa Penyu pipih
Orlitia borneensis Kura-kura gading
Python molurus Sanca bodo
Phyton timorensis Sanca Timor
Tiliqua gigas Kadal Panan
Tomistoma schlegelii Senyulong, Buaya sapit
Varanus borneensis Biawak Kalimantan
Varanus gouldi Biawak coklat
Varanus indicus Biawak Maluku
Varanus komodoensis Biawak komodo, Ora
Varanus nebulosus Biawak abu-abu
Varanus prasinus Biawak hijau
Varanus timorensis Biawak Timor
Varanus togianus Biawak Togian


IV. Daftar Nama Latin INSECTA (hewan Serangga)

Cethosia myrina Kupu bidadari
Ornithoptera chimaera Kupu sayap burung peri
Ornithoptera goliath Kupu sayap burung goliat
Ornithoptera paradisea Kupu sayap burung surga
Ornithoptera priamus Kupu sayap priamus
Ornithoptera rotschldi Kupu burung rotsil
Ornithoptera tithonus Kupu burung titon
Trogonotera brookiana Kupu trogon
Troides amphrysus Kupu raja
Troides andromanche Kupu raja
Troides criton Kupu raja
Troides haliphron Kupu raja
Troides helena Kupu raja
Troides hypolitus Kupu raja
Troides meoris Kupu raja
Troides miranda Kupu raja
Troides plato Kupu raja
Troides rhadamantus Kupu raja
Troides riedeli Kupu raja
Troides vandepolli Kupu raja


V. Daftar Nama Latin PISCES (Hewan Ikan)

Homaloptera gymnogaster Selusur Maninjau
Latimeria chalumnae Ikan raja laut
Notopterus spp. Belida Jawa, Lopis Jawa (semua jenis dari genus Notopterus)
Pritis spp. Pari Sentani, Hiu Sentani (semua jenis dari genus Pritis)
Puntius microps Wader goa
Scleropages formasus Peyang malaya, Tangkelasa
Scleropages jardini Arowana Irian, Peyang Irian, Kaloso


VI. Daftar Nama Latin ANTHOZOA

Anthiphates spp. Akar bahar, Koral hitam (semua jenis dari genus Anthiphates)


VII. Daftar Nama Latin BIVALVIA

Birgus latro Ketam kelapa
Cassis cornuta Kepala kambing
Charonia tritonis Triton terompet
Hippopus hippopus Kima tapak kuda, Kima kuku beruang
Hippopus porcellanus Kima Cina
Nautilus popillius Nautilus berongga
Tachipleus gigas Ketam tapak kuda
Tridacna crocea Kima kunia, Lubang
Tridacna derasa Kima selatan
Tridacna gigas Kima raksasa
Tridacna maxima Kima kecil
Tridacna squamosa Kima sisik, Kima seruling
Trochus niloticus Troka, Susur bundar
Turbo marmoratus Batu laga, Siput hijau