Jumat, 23 Mei 2014

Suku Duri



Suku di Indonesia
Salah satu suku yang bermukim di daerah pegunungan di kabupaten Enrekang provinsi Sulawesi Selatan adalah Suku Duri

Pemukiman Suku Duri ini berbatasan dengan Tana Toraja. Pemukiman orang Duri berada di kecamatan Baraka, Anggeraja dan Alla, yang terdiri dari 17 desa. Saat ini banyak orang Duri yang bermigrasi ke daerah lain, seperti ke Pare-Pare, Toraja, Makassar, hingga ke provinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan ke pulau-pulau lain hingga ke Malaysia.

Dalam keseharian, orang Duri memiliki sifat kekeluargaan dan gotong royong yang tinggi. Dahulu, mereka mengenal adanya status sosial dari kaum bangsawan, rakyat biasa dan budak. Kini, segala bentuk tingkatan sosial itu sudah mereka tinggalkan. Sekarang ini lebih ditentukan oleh status sosial berdasarkan pendidikan dan kekayaan yang dimiliki.

Masyarakat Suku Duri sebagian besar memeluk agama Islam. Pada masa lalu sebelum mengenal Islam, mereka memiliki suatu agama kepercayaan tradisional yang disebut sebagai Alu' Tojolo. Agama kepercayaan tradisional ini mirip dengan agama kepercayaan tradisional suku Toraja. Sebagian kecil orang Duri masih ada yang mempertahankan agama kepercayaan tradisional ini, seperti di Baraka, pengikut agama kepercayaan Alu' Tojolo ini mengadakan pertemuan secara teratur 1-2 kali dalam sebulan. Masyarakat suku Duri tetap mempertahankan dan memelihara adat-istiadat sesuai dengan ajaran nenek moyang mereka.

Sebagian besar masyarakat Suku Duri bermatapencarian pada bidang pertanian, dengan hasil yang beragam. Mereka juga menanam beberapa tanaman keras, dan memelihara hewan ternak. Sebagian kecil membuat barang kerajinan. Tanaman pertanian suku Duri, mulai dari padi, jagung, ubi, cabe dan bawang merah sebagai tanaman utama. Selain itu mereka juga memproduksi keju yang diolah secara tradisional dikenal dengan nama dangke, yang diolah dari susu sapi dan kerbau ditambah sari buah atau daun pepaya.

SUMBER : sejarahsuku.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar